Hari Sabtu pon malam Minggu wage adalah merupakan pertemuan rutin warga masyarakat RT 01 RW 06 Dusun Semingkir, Desa Kalikudi Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Pada pertemuan kali ini, Sabtu (24/12/2015) dihadiri oleh warga masyarakat RT 01 , Ketua RW 06, Kepala Dusun Semingkir, dan juga para pemuda warga RT 01 di kediaman Bapak Warsito.

Pertemuan ini membahas tentang program-program warga masyarakat RT 01 RW 06 Dusun Semingkir, seperti ronda dan juga jimpitan untuk khas RT. Usulan demi usulan dapat diterima oleh berbagai pihak dari usulan jadwal ronda, hingga besaran khas atau jimpitan. Untuk khas jimpitan sendiri, warga masyarakat diberikan sebesar Rp.500 setiap harinya yang akan ditarik oleh petugas ronda pada hari itu. Selanjutnya hasil jimpitan tersebut akan dikumpulkan ke bendahara sebagai khas RT.

Program khas jimpitan ini sudah berjalan dengan baik dibeberapa dusun di Desa Kalikudi. Dari dusun Kalipomahan, Kelapagading, Semingkir, Pendudutan, Peturusan, hingga Glempang warga masyarakat Desa Kalikudi setiap Rukun Tetangga (RT) sudah menyepakati untuk mengadakan jimpitan khas RT. Keguanaan jimpitan tersebut agar keuangan atau khas RT dapat terpenuhi apabila akan mengadakan program seperti mengadakan tratragan seperti seng, kursi dan meja, dan sebagainya.

musyrt1_2

Sambuatan Ketua RW 06 Bapak Yagi

Selain putusan musyawarah RT 01 RW 06 tersebut, warga masyarakat juga melakukan reorganisasi kepengurusan RT 01 RW 06. Untuk sementara kepengurusan bendahara RT 01 diganti kepada Bapak Sidik yang sebelumnya ditugaskan kepada Bapak Turman.

Pada saat pertemuan warga juga diberikan informasi mengenai khas RT yang disampaikan oleh Bapak Turman selaku bendahara sebelum digantikan kepada Bapak Sidik. Khas tersebut sebesar Rp.3.876.000.

Bapak Misngad selaku Polisi Tani Desa Kalikudi yang juga merupakan warga RT 01 RW 06 Dusun Semingkir juga menghadiri acara tersebut. Beliau menyampaikan bebeberapa informasi mengenai pertanian yang ada di Desa Kalikudi. Dari informasi penyuluhan dan bantuan obat semprot hingga program-program bantuan yang diberikan kepada masyarakat Deas Kalikudi.

Beliau juga menyampaikan bahwa sudah ada koordinasi dari dinas pertanian mengenai bantuan pertanian seperti welirang, penyemprotan masal dan juga bon pinjam kompor semprot dan gropyok tikus. Selain itu juga para petani yang sudah mendaftarkan Kartu Tani, disampaikan juga bahwa Kartu Tani tersebut sudah jadi dan dapat dipergunakan untuk pembelian pupuk.

Proses pembelian pupuk ini juga menggunakan transaksi non tunai yang sudah bekerja sama dengan bank agar para petani menabung uangnya kepada bank dan akan diberikan kartu transaksi untuk keperluan transaksi pembelian pupuk.