Kabarkalikudi – Tenggat waktu E-KTP diundur hingga pertengahan tahun 2017. Walaupun belum ada surat edaran resmi dari Kemendagri.

Mengingat masih banyak warga yang belum merekam data KTP elektronik. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa, pengunduran batas waktu perekaman KTP elektronik dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum merekam data KTP el.

 

“Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah warga yang belum melakukan perekaman E-KTP hingga saat ini mencapai 22 juta jiwa yang tersebah di seluruh daerah” seperti dimuat pada setkab.go.id

 

Dengan pengunduran batas waktu perekaman data E-KTP, warga diharapakan untuk segera merekam data di Dukcapil setempat. Masyarakat juga akan sedikit lega dengan pengunduran tenggat waktu E-KTP ini.

 

Namun, masyarakat dihimbau agar tidak mengulur-ulur waktu perekaman data dengan adanya pengunduran tenggat waktu E-KTP. Masyarakat tetap harus segera melakukan perekaman data E-KTP.