KabarKalikudi – Tahun ini merupakan tahun kedua Desa Kalikudi mengadakan festival. Acara yang bertajuk adat dan seni budaya ini diselenggarakan selama dua hari. Dari hari Jumat hingga Sabtu, (23-24 September 2016).

Jumat (23/9/2016) menjadi hari pembukaan Festival Kalikudi. Untuk mengawalinya diadakan selamatan dari pihak panitia dan juga Paguyuban Adat Tradisi Anak Putu (ATAP) Kalikudi. Selamatan juga menghadirikan beberapa perangkat desa Kalikudi dan perwakilan dari LakespdamNU Cilacap.

Festival yang bertemakan “Gotong Royong dalam Keberagaman, Desa Kalikudi inspirasi negeri” dimulai selepas salat Jumat. Perwakilan dari LakespdamNU M. Fadli membuka berbincangan hangat tentang agenda yang akan disajikan. Tidak hanya itu, beliau juga menyinggung tentang beberapa kelas pelatiahan atau workshop yang akan dilangsungkan pada Festival Kalikudi. Beberapa kelas workshop ini yakni, Bumdes dan Koperasi, Perlindungan Buruh Migran Indonesia, Desa Inklusi, Pasar Digital, Startup dan UMKM.

Pembukaan acara festival Kalikudi

Pembukaan acara festival Kalikudi

Antusias warga yang hadir dalam pembukaan Festival Kalikudi juga tidak bisa dibendung. Dari warga Kalikudi sendiri, Kepolisian, hingga beberapa instansi lain dan perangkat desa. Camat Adipala juga ikut menghadiri dalam pembukaan Festival Kalikudi. Pentas seni tari yang dibawakan oleh putri-putri Desa Kalikudi menjadikan awal pertunjukkan Festival Kalikudi.

Pentas ini dibawakan oleh dua kelompok tari, pertama dari SDN Kalikudi 02 yang membawakan Tari Kreasi. Sementara yang terakhir adalah siswi dari SDN Kalikudi 01 yang membawakan Tari Gambyong. Warga yang hadir langsung terhipnotis akan pertunjukkan yang ditampilkan oleh kedua grup tari dari masing-masing sekolah.

Penari Gambyong setelah pentas di pembukaan Festival Kalikudi

Penari Gambyong setelah pentas di pembukaan Festival Kalikudi

Sabtu (24/9/2016) agenda acara pada Festival Kalikudi seperti parade karnaval, beberapa sajian tarian dari anak-anak PAUD, Taman Kanan-kanak (TK) dan sekolah dasar. Selain itu juga ada pentas seni tari kuda lumping yang dibawakan oleh anak-anak dari SD Kalikudi 02.

Parade karnaval pada Festival Kalikudi, kontingen TK Pertiwi Kalikudi.

Parade karnaval pada Festival Kalikudi, kontingen TK Pertiwi Kalikudi.

Dalam parade karnaval yang digelar pada siang hari, paguyuban Adat Tradisi Anak Putu (ATAP) Kalikudi juga ikut serta dalam meramaikan festival karnaval. Banyak sekali kreasi yang dibawakan oleh masyarakat dalam karnaval. Beberapa diantaranya seperti, grub drumb band dari MI Diponegoro Kalikudi, Ebeg cilik dari SDN Kalikudi 01, klotekan lesung, kenthongan, hingga parade pakaian adat dari Taman Kanan-kanak (TK) Pertiwi Kalikudi.

Paguyuban ATAPKalikdudi ikuti parade karnaval Festival Kalikudi

Paguyuban ATAPKalikdudi ikuti parade karnaval Festival Kalikudi

Pada malam harinya, Sabtu (24/09/2016) sebagai puncak acara pada Festival Kalikudi, diadakan pagelaran wayang kulit. Dalangnya juga asli warga Desa Kalikudi, ia adalah putra dari Bapak Nartam yaitu Sindu. Selain Sindu, untuk membantu jalannya cerita wayang, Keket Suwandi juga ikut andil dalam pagelaran wayang kulit. Keket juga merupakan pemuda asli Desa Kalikudi. (wh)